Iklan

header ads

Danrem 072/Pamungkas Ikuti Rakor dan Silaturahmi Kepala Daerah serta Forkopimda Regional Jawa-Bali


ℝ𝕖𝕡, 𝕊𝕦𝕡𝕒𝕕𝕚𝕪𝕠𝕟𝕠/ 𝕊𝕦𝕞𝕓𝕖𝕣, ℙ𝕖𝕟𝕣𝕖𝕞 𝟘𝟟𝟚 ℙ𝕒𝕞𝕦𝕟𝕘𝕜𝕒𝕤
Yogyakarta – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Rapat Koordinasi, Silaturahmi dan Arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) kepada Kepala Daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Regional Jawa dan Bali yang berlangsung di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah pusat, kepala daerah, Forkopimda, pimpinan DPRD, sekretaris daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya dari wilayah Jawa dan Bali.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa kawasan Jawa dan Bali merupakan pusat aktivitas nasional sehingga stabilitas politik dan keamanan menjadi faktor utama dalam mendukung pembangunan dan menjaga persatuan bangsa. Untuk itu, sinergitas dan kekompakan Forkopimda di setiap daerah harus terus diperkuat guna mempercepat penyelesaian berbagai persoalan serta menjaga kondusivitas wilayah.

Selain itu, Mendagri juga menyampaikan program Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026 yang akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik dalam bidang pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta creative financing. Program tersebut diharapkan mampu mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh daerah.

Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, S.T., M.Si., M.Eng., Ph.D., memaparkan kondisi sosial ekonomi wilayah Jawa dan Bali, termasuk perkembangan pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, kemiskinan, serta tantangan perubahan struktur demografi yang ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di sejumlah provinsi.

Menurut data BPS, pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa dan Bali pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan tren positif dengan rata-rata berada di atas pertumbuhan nasional. Namun demikian, masing-masing daerah masih menghadapi tantangan yang berbeda, baik dalam aspek ketenagakerjaan, pengentasan kemiskinan, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, S.I.P., menyampaikan berbagai capaian dan program strategis pemerintah di sektor perumahan. Di antaranya peningkatan target pembangunan rumah menjadi sekitar 400 ribu unit pada tahun 2026, program renovasi rumah yang semakin masif, serta peluncuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang ditujukan untuk mendukung kontraktor, pengembang, dan toko bangunan guna memperkuat sektor perumahan nasional.

Melalui forum tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung keberhasilan program-program strategis nasional. 


_________________________________