Iklan

header ads

Pencarian Korban Hanyut di Sungai Opak, Tim SAR Alami Kendala Hempasan Ombak

Rep, Supadiyono
Sumber: jogja.polri.go.id
 
Yogyakarta, -- Upaya pencarian korban kecelakaan air yang hanyut di kawasan Muara Sungai Opak masih terus berlanjut hingga hari kedua, Minggu (29/3/2026). Kegiatan pencarian berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dengan melibatkan berbagai unsur gabungan.

Operasi pencarian ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda DIY, Kombes Pol S.O.M. Pardede, yang mengoordinasikan seluruh potensi SAR di lapangan. Tim yang terlibat terdiri dari anggota SAR Ditpolairud Polda DIY, Basarnas DIY, Pos TNI AL Samas, SAR Satlinmas Korwil V, Satpolair Polres Bantul, SAR Brimob Polda DIY, serta tim SAR Satpol PP Kabupaten Bantul.

Berbagai peralatan dikerahkan untuk mendukung proses pencarian, di antaranya dua unit perahu karet (rubber boat), mesin tempel 40 PK, pelampung, tali lempar, galah, life jacket, lampu sorot, hingga drone bawah air (underwater monitoring robotic). Teknologi ini dimanfaatkan untuk memaksimalkan deteksi di area yang sulit dijangkau.

Dari hasil pemantauan menggunakan drone permukaan dan bawah air, tim sempat mendeteksi objek yang menyerupai tubuh manusia di titik pertemuan sungai dengan laut selatan. Namun, kondisi gelombang laut yang sedang pasang menjadi kendala utama. Tim SAR beberapa kali mencoba mendekati lokasi tersebut, tetapi gagal akibat kuatnya hempasan ombak.

Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, tim akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara upaya pendekatan langsung dan merencanakan pencarian lanjutan pada malam hari, sekitar pukul 20.00 WIB hingga pagi hari pukul 05.00 WIB, saat kondisi air laut diperkirakan surut.

Hingga akhir kegiatan hari kedua, korban masih belum berhasil ditemukan dan hasil pencarian sementara dinyatakan nihil. Meski demikian, Tim SAR gabungan tetap berkomitmen melanjutkan operasi secara intensif dan berkelanjutan.

Pihak Ditpolairud Polda DIY memastikan bahwa perkembangan pencarian akan terus dilaporkan secara berkala seiring dengan upaya maksimal yang dilakukan di lapangan.

_______________________________