Iklan

SUARADJOGJA

Densus 88 Turun Langsung Droping Air Bersih untuk Warga Kedungpoh Gunungkidul, 9 Tanki telah Disalurkan


Red, Sumarja.S/ Redaksi

GUNUNGKIDUL - Dampak musim kemarau panjang tahun ini sangat dirasakan warga Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.

Di Padukuhan Mojosari, Kedungpoh, warga mengaku sudah lima hari benar-benar kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat salah satu warga berinisiatif mengajukan bantuan air bersih kepada Satgaswil DIY Densus 88 AT Polri. Permohonan itu pun langsung direspons.

Bantuan terealisasi sebanyak 9 tangki air bersih yang disalurkan untuk warga Mojosari. Tidak hanya berhenti di satu padukuhan, Satgaswil DIY Densus 88 AT Polri juga menyisir padukuhan lain di Kalurahan Kedungpoh yang mengalami krisis serupa.

Tercatat, Padukuhan Kedungpoh Kulon dan Padukuhan Nglorok juga turut menerima bantuan air bersih.

Bantuan yang diberikan tidak hanya air bersih. Pihak Satgaswil juga memberikan bantuan berupa mesin air dan bantuan untuk pendalaman sumur bor sebagai solusi jangka panjang.

Perwakilan Satgaswil DIY Densus 88 AT Polri menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat.

"Bakti sosial penyaluran air bersih ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak, yang sangat membutuhkan air bersih," ujarnya di lokasi penampungan air bersih, Selasa (22/9/2026).

Warga yang menerima bantuan mengaku sangat terbantu dan berterima kasih. Mereka bahkan rela menunggu berjam-jam di lokasi penampungan demi mendapatkan air bersih.

Secara umum, dampak kemarau tahun ini telah melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul. Warga berharap bantuan dan gerak cepat dari berbagai pihak terkait terus berlanjut.


_________________________