Iklan

header ads

On The Rock Gunungkidul Salurkan 100 Tangki Air Bersih dan Serap 200 Tenaga Kerja Lokal di Tengah Kemarau

Rep, Supadiyono/ Redaksi


GUNUNGKIDUL - Di tengah kemarau panjang yang melanda Gunungkidul, kepedulian datang dari sektor pariwisata. On The Rock Gunungkidul, destinasi wisata yang berlokasi di kawasan pesisir Pantai Drini, telah menyalurkan 100 tangki air bersih kepada warga yang kesulitan mendapatkan air.

Pengelola On The Rock Gunungkidul, Sonny Sulistyo, mengatakan bantuan ini berawal dari hasil survei langsung ke lapangan. Pihaknya melihat kondisi kekeringan yang semakin parah dirasakan masyarakat.

"Wilayah Gunungkidul sedang dilanda kemarau panjang dan kekeringan. Kami turut merasakan kesulitan warga, sehingga setelah melakukan survei kami memutuskan untuk menyalurkan bantuan air bersih," ujar Sonny, Rabu.

Menurut Sonny, seluruh bantuan berasal dari dana internal On The Rock. Penyaluran dilakukan merata dengan prioritas warga di sekitar kawasan wisata, terutama Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari.

Ia menegaskan penyaluran 100 tangki ini bukan kegiatan satu kali. Selama musim kemarau masih berlangsung, bantuan akan terus dibuka.

"Kami berharap masyarakat yang masih sangat membutuhkan bantuan air dapat memberikan informasi. Selama kemarau masih berlanjut, kemungkinan besar bantuan akan kami lanjutkan," lanjutnya.

Selain kegiatan sosial, kehadiran On The Rock juga memberi dampak ekonomi. Saat ini destinasi tersebut mempekerjakan lebih dari 200 orang, dan hampir 90 persen di antaranya adalah warga lokal.

"Harapan kami On The Rock semakin berkembang, semakin bermanfaat, dan terjalin simbiosis mutualisme yang baik dengan masyarakat sekitar maupun warga Gunungkidul," kata Sonny.

*Fasilitas untuk Pedagang Terdampak*

Di sisi lain, proses pengembangan kawasan juga berdampak pada sejumlah pedagang. Tokoh masyarakat Gunungkidul, Gdeon Suprapto, menjelaskan bahwa sekitar 17-18 pedagang yang terdampak pemindahan telah menerima kompensasi.

Mereka mendapatkan hibah lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi. Selain itu dibangunkan kios lengkap dengan meja, kursi, kulkas, dan perlengkapan pendukung lain. Setiap pedagang terdaftar juga menerima uang tali asih sebesar Rp20 juta.

"Pedagang yang dipindahkan diberikan kompensasi dan fasilitas secara gratis. Lokasi baru juga cukup strategis sehingga diharapkan dapat memberikan tempat usaha yang lebih baik," jelas Gdeon.

Ia menambahkan, pemasangan seng di area lama dilakukan sebagai langkah pengamanan aset selama proses pembangunan, bukan untuk mengabaikan pedagang.

Dengan penyaluran air bersih dan penataan pedagang ini, On The Rock berupaya hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai bagian dari solusi di tengah kesulitan warga Gunungkidul.

-----------------------------------------