Iklan

header ads

Pansel Gunungkidul Rilis 3 Besar Calon Pejabat Eselon II, Dua Nama Masuk Dua Formasi

Rep, Kontributor (HM ja) / Redaksi
 

Gunungkidul – Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Gunungkidul resmi mengumumkan hasil seleksi terbuka untuk tiga posisi strategis di lingkungan Pemkab Gunungkidul tahun anggaran 2026. Pengumuman itu tertuang dalam Surat Nomor 15/Pansel/V/2026 dan ditandatangani Ketua Pansel sekaligus Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta, pada Selasa (19/5/2026).

Dalam keterangannya, Sri Suhartanta menyebut pengumuman tiga besar ini merupakan tahapan krusial yang telah melalui prosedur sesuai ketentuan perundang-undangan. Proses seleksi, katanya, juga sudah mendapatkan rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara.

“Nama-nama yang diumumkan merupakan peserta dengan nilai tertinggi berdasarkan hasil seleksi,” ujar Sri Suhartanta saat dikonfirmasi.

Berdasarkan rapat pleno Pansel pada 8 Mei 2026, berikut daftar tiga besar untuk masing-masing jabatan:

*1. Direktur RSUD Wonosari*  
Persaingan posisi pimpinan rumah sakit rujukan utama Gunungkidul ini dimasuki tiga tenaga medis:  
- dr. Diah Prasetyorini, http://M.Sc  
- drg. Dyah Mayun Hartanti, M.M.R.  
- dr. Kuncoro, http://M.Kes  

Ketiga kandidat akan mengikuti uji kelayakan akhir sebelum satu nama ditetapkan sebagai direktur definitif.

*2. Kepala Satpol PP*  
Untuk jabatan penjaga ketertiban umum dan penegak perda, panitia menetapkan:  
- Arisandy Purba, AP., MPA  
- Sigit Pramudyanto, SIP., MM  
- Wahid Supriyadi, SH., http://M.Si  

*3. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak*  
Tiga nama yang lolos seleksi untuk dinas yang mengurusi kesejahteraan sosial dan perlindungan anak serta perempuan adalah:  
- Arisandy Purba, AP., MPA  
- dr. Diah Prasetyorini, http://M.Sc  
- MH. Arkham Mashudi, SSTP., MAP  

Yang menarik, dua kandidat tercatat berhasil menembus tiga besar di dua formasi berbeda. Arisandy Purba lolos untuk posisi Kepala Satpol PP dan Kepala Dinsos P3A. Sementara dr. Diah Prasetyorini masuk bursa calon Direktur RSUD Wonosari sekaligus calon Kepala Dinsos P3A.

Sri Suhartanta menilai fenomena ini menunjukkan ketatnya persaingan kompetensi di internal birokrasi Pemkab Gunungkidul. Ia memastikan seluruh proses seleksi berjalan terbuka, profesional, dan akuntabel.

“Tujuannya jelas, untuk menjaring figur terbaik yang memiliki kompetensi tinggi serta kapasitas kepemimpinan yang relevan guna memimpin organisasi perangkat daerah,” tegasnya.

Setelah pengumuman ini, bola kini berada di tangan bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian. Nama-nama tersebut akan diserahkan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pejabat definitif.

Sri Suhartanta berharap pejabat terpilih nantinya mampu langsung bekerja optimal dalam pelayanan publik dan membawa kemajuan bagi tata kelola pemerintahan Gunungkidul. Keputusan akhir ini dinantikan masyarakat, mengingat peran krusial RSUD Wonosari, Satpol PP, dan Dinsos P3A dalam pembangunan daerah. 


__________________________