Rep, Supadiyono/ Sumber, Humas Pemda DIY
Yogyakarta – Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) akan mengedepankan pendekatan edukatif berbasis kearifan lokal dan budaya dalam program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Langkah ini diambil untuk menyesuaikan strategi dengan karakteristik masyarakat Yogyakarta.
Hal itu disampaikan Kepala BNNP DIY Faried Zulkarnain usai pertemuan dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (13/05).
“Kita sudah dapat arahan dari Ngarso Dalem tentang bagaimana karakteristik masyarakat Yogyakarta, sehingga kita akan mengedepankan kearifan lokal dan budaya Yogyakarta dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba,” ujar Faried.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Bagian BNNP DIY David Henry Andar Hutapea, Kepala Bidang Pemberantasan Kombes Pol. Trisaksono Puspo Aji, dan Ketua Tim Jabatan Fungsional Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Bambang Wiryanto.
Faried menegaskan, keberhasilan program P4GN membutuhkan sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat. Tujuannya jelas: mewujudkan Yogyakarta yang bersih dari narkoba atau yang disebutnya “DIY Bersinar”.
Ke depan, BNNP DIY berencana menggandeng perguruan tinggi di DIY sebagai langkah pencegahan peredaran narkoba di lingkungan pendidikan. Menurut Faried, kerja sama dengan kampus dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.
________________________________



