Iklan

header ads

Virus Nipah (NiV) itu Apa? Waspadai dan Ketahui Pencegahanya


Suaradjigja.com, -- Virus Nipah adalah penyakit virus yang disebabkan oleh virus Nipah (NiV), yang pertama kali diidentifikasi pada tahun 1999 di Malaysia. Virus ini dapat menular dari hewan ke manusia dan juga dapat menyebar antar manusia.

Sumber Penularan:
- Kelelawar buah (genus Pteropus)
- Hewan ternak seperti babi
- Manusia yang terinfeksi

Gejala:
- Demam
- Sakit kepala
- Sakit otot
- Muntah
- Sakit tenggorokan
- Sesak napas
- Peradangan otak (ensefalitis)

Cara Penularan:
- Kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi
- Konsumsi daging hewan terinfeksi yang dimasak setengah matang atau mentah
- Memakan buah yang terkontaminasi virus
- Kontak langsung antar manusia

Tingkat Kematian:
- 40-75% kasus kematian

Pencegahan:
- Cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir
- Hindari kontak dengan hewan yang berisiko
- Pastikan daging dimasak hingga matang sempurna
- Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang

Virus Nipah telah dilaporkan di beberapa negara, termasuk India, Bangladesh, Malaysia, dan Filipina. Di India, kasus virus Nipah telah dilaporkan di Kerala dan beberapa negara bagian lainnya. ¹ ² ³

 Virus Nipah dan COVID-19 memiliki beberapa perbedaan, antara lain:

1. Penyebab: Virus Nipah disebabkan oleh virus Nipah (NiV), sedangkan COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
2. Sumber Penularan: Virus Nipah biasanya menular dari hewan ke manusia, sedangkan COVID-19 menular dari manusia ke manusia.
3. Gejala: Gejala Virus Nipah lebih berat dan dapat menyebabkan peradangan otak (ensefalitis), sedangkan COVID-19 umumnya menyebabkan gejala ringan hingga sedang seperti demam, batuk, dan sesak napas.
4. Tingkat Kematian: Tingkat kematian Virus Nipah lebih tinggi (40-75%) dibandingkan COVID-19 (sekitar 1-2%).
5. Penyebaran: Virus Nipah tidak menyebar dengan cepat seperti COVID-19, yang dapat menyebar melalui droplet dan kontak dekat.
6. Vaksin: Saat ini, tidak ada vaksin yang tersedia untuk Virus Nipah, sedangkan vaksin COVID-19 telah dikembangkan dan digunakan secara luas.

Meskipun memiliki perbedaan, kedua virus ini memerlukan tindakan pencegahan yang sama, seperti mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker, dan menjaga jarak sosial.

 Cara pencegahan Virus Nipah dan COVID-19 memiliki beberapa kesamaan, antara lain:

1. Cuci tangan: Cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah kontak dengan hewan atau orang yang sakit.
2. Gunakan masker: Gunakan masker saat berada di tempat umum atau saat berinteraksi dengan orang lain.
3. Jaga jarak: Jaga jarak sosial minimal 1-2 meter dengan orang lain.
4. Hindari kontak: Hindari kontak dengan hewan yang berisiko atau orang yang sakit.
5. Pastikan makanan dimasak: Pastikan makanan dimasak hingga matang sempurna, terutama daging dan buah.
6. Hindari konsumsi daging mentah: Hindari konsumsi daging mentah atau setengah matang.
7. Vaksinasi: Pastikan kamu telah divaksinasi COVID-19 (jika tersedia).
8. Konsultasi dokter: Jika kamu memiliki gejala, konsultasikan dengan dokter segera.

Khusus untuk Virus Nipah:
1. Hindari kontak dengan kelelawar: Hindari kontak dengan kelelawar atau hewan yang berisiko.
2. Pastikan kebersihan lingkungan: Pastikan kebersihan lingkungan sekitar, terutama di daerah yang berisiko.

Dengan melakukan tindakan pencegahan ini, kamu dapat mengurangi risiko terinfeksi Virus Nipah dan COVID-19. 

 Virus Nipah adalah penyakit virus yang dapat menular dari hewan ke manusia dan memiliki tingkat kematian yang tinggi. Perbedaan dengan COVID-19 terletak pada sumber penularan, gejala, dan tingkat kematian. Untuk mencegah penularan, kita harus melakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak sosial, dan memastikan makanan dimasak hingga matang sempurna.

Dengan memahami perbedaan dan cara pencegahan, kita dapat mengurangi risiko terinfeksi Virus Nipah dan COVID-19.

_Narasi ini dipublikasi, mengutip dari berbagai sumber oleh redaksi suaradjogja.com_dengan judul, Virus Nipah (NiV) itu Apa? Waspadai dan Ketahui Pencegahanya
_Sebagai bentuk pengetahuan dan education semata.
___________________________