Iklan

header ads

‎Rayakan HUT Gerindra ke-18, Rida Mustofa Serahkan Bantuan untuk Petani Banaran Playen Gunungkidul


‎GUNUNGKIDUL – Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari Fraksi Partai Gerindra, Rida Mustofa, menyerahkan bantuan Alat Utama Sistem Pertanian (Alutsista) berupa traktor kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen, Gunungkidul Minggu (15/2/2025).
‎Bantuan senilai ratusan juta rupiah tersebut merupakan wujud nyata kerja kolaborasi antara wakil rakyat di daerah dan pusat, di mana bantuan ini berasal dari aspirasi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Siti Hediati Soeharto, S.E., atau yang akrab disapa Ibu Titiek Soeharto.
‎Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
‎Rida Mustofa menekankan bahwa mekanisasi pertanian adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas petani di Gunungkidul. Ia berharap bantuan traktor ini dapat meringankan beban operasional petani serta mempercepat proses pengolahan lahan.
‎"Kami hadir untuk memberikan solusi nyata. Bantuan traktor dari Ibu Titiek Soeharto ini adalah amanah yang harus dijaga. Saya berpesan agar bantuan ini dipergunakan sebagaimana mestinya, dirawat dengan baik, dan dimanfaatkan secara adil oleh seluruh anggota Gapoktan untuk meningkatkan hasil panen," ujar Rida Mustofa.
‎Penyerahan bantuan ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra yang ke-18. Menurut Rida, aksi sosial ini adalah bentuk pengabdian partai kepada rakyat, sesuai dengan instruksi Ketua Umum Prabowo Subianto agar kader selalu dekat dan bermanfaat bagi masyarakat bawah.
‎Syukuran Budaya: 9 Tumpeng dan Ingkung
‎Sebagai bentuk rasa syukur atas bantuan yang diterima, warga masyarakat Kalurahan Banaran menggelar acara syukuran dengan tradisi lokal yang kental. Perwakilan dari 9 padukuhan di Kalurahan Banaran membawa tumpeng dan ingkung ayam sebagai simbol kerukunan dan rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa.
‎Acara pemotongan tumpeng dilakukan oleh Rida Mustofa yang kemudian diserahkan kepada ketua Gapoktan setempat, disaksikan oleh tokoh masyarakat dan para petani.
‎"Pertanian adalah tulang punggung kedaulatan bangsa. Traktor ini bukan sekadar mesin, melainkan simbol harapan agar keringat para petani di Banaran berbuah kesejahteraan yang lebih baik. Mari kita jadikan momentum HUT Gerindra ini untuk memperkuat sinergi demi kemajuan desa,"pungkas dia.
‎Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Didik Kriswanto, Lurah Banaran, Tokoh Masyarakat, Serta anggota kelompok tani.

Kabar terkait: 
Partai Gerindra merayakan HUT ke-18 pada 6 Februari 2026 secara sederhana di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, sebagai bentuk empati terhadap korban bencana. Peringatan bertema "Kompak, Bergerak, Berdampak" ini dihadiri elit partai dan difokuskan pada pengabdian kepada bangsa serta soliditas kader. 
Berikut poin penting terkait HUT Gerindra:
Perayaan Sederhana: Dilakukan untuk menghargai masyarakat yang tertimpa bencana.
Lokasi & Kehadiran: Puncak acara di kediaman Ketua Umum Prabowo Subianto, dihadiri oleh petinggi partai seperti Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Muzani, dan Sugiono.
Agenda: Acara diisi dengan tasyakuran, pemotongan tumpeng, dan santunan anak yatim.
Refleksi: Momentum untuk memperkuat komitmen perjuangan partai dalam mengabdi kepada rakyat dan memperkokoh persatuan.
Usia: Partai yang dibentuk pada 2008 ini kini menginjak usia 18 tahun. 
Perayaan ini menegaskan komitmen Gerindra untuk terus hadir dan bekerja bagi masyarakat Indonesia Raya.

______________________________