Rep, Supadiyono/Redaksi
Yogyakarta, -- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik program pemerintah pusat yang berupa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini selaras dengan program Pemda DIY yakni Lumbung Mataraman, di mana jika dikolaborasikan diharapkan mampu mendukung dan menyukseskan program pangan lainnya.
Hal ini mengemuka dalam paparan Sri Sultan saat menjadi narasumber pada Talkshow Dialog Kebijakan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78. Bertempat di Hotel Grand Keisha, Sleman pada Minggu (20/07), Sri Sultan mengatakan, akuntabilitas menjadi hal yang penting dalam menjalankan program, termasuk program koperasi ini.
"Di (program) Lumbung Mataram, komoditas yang ditanam adalah bahan pangan unggulan di masing-masing desa yang bisa dijual, sehingga bisa menyejahterakan warga desa itu sendiri. Jadi misalnya, penyedia bahan baku pangan untuk program MGB bisa dipilih dari yang ada di desa itu juga dan bisa lewat KDMP," papar Sri Sultan.
Ditegaskan Sri Sultan, masyarakat haruslah menjadi subjek realisasi program pemerintah, bukan hanya objek kebijakan. Untun itu, masyarakat bisa turut menjadi pemrakarsa kebijakan pembangunan. Sri Sultan pun berkeinginan membentuk desa yang mandiri dan berbudaya, dengan menggerakkan aspek ekonomi, sosial dan budaya.
"(Desa itu) yang terpenting punya kemandirian. Lewat Lumbung Mataraman, kami berharap di desa juga tumbuh lapangan kerja baru. Sehingga orang desa tidak perlu berharap untuk mencari pekerjaan di tempat lain, seperti ke kota," jelas Sri Sultan.
____________________