Iklan

SUARADJOGJA

Hadapi >60 Aplikasi Baru Tiap Tahun, Jateng Perkuat Kolaborasi Keamanan Siber Bersama DIY



YOGYAKARTA - Penguatan keamanan siber di era digital membutuhkan sinergi lintas sektor dan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Hal tersebut menjadi fokus utama dalam kunjungan koordinasi dan benchmarking Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital Provinsi Jawa Tengah ke Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/8/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dinas Kominfo DIY ini bertujuan untuk memperkuat sinergi penyelenggara ruang siber lintas sektor di Jawa Tengah. Sekaligus, kunjungan ini mendukung rencana pembentukan kembali Forum Komunikasi Sandi Daerah atau Forkomsanda Jawa Tengah.


Dalam pertemuan tersebut, rombongan Diskomdigi Jateng mendapatkan gambaran menyeluruh mulai dari kelembagaan, mekanisme koordinasi, hingga pelaksanaan Forkomsanda DIY. Hal ini dijadikan referensi penting dalam membangun forum serupa di Jawa Tengah agar mampu memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan keamanan siber.

Kepala Dinas Kominfo DIY, HET Wahyu Nugroho, menjelaskan bahwa Forkomsanda DIY bertumpu pada dua aspek utama, yakni kelembagaan dan Tim Tanggap Insiden Siber yang disebut Tim Titis. Secara teknis, Tim Titis telah terbentuk dan beroperasi di seluruh kabupaten/kota di DIY sejak Februari 2024.

Seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam pemerintahan, penguatan keamanan sistem dan perlindungan data menjadi perhatian serius. Kepala Diskomdigi Jateng, Lilik Henry Ristanto, menyampaikan bahwa setiap tahun terdapat lebih dari 60 aplikasi baru yang dikembangkan di lingkungan pemerintah. 

"Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya penguatan koordinasi dan peningkatan kapasitas keamanan siber agar sistem pemerintahan tetap aman dan terpercaya," ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Keamanan Informasi Dinas Kominfo DIY, Anik Budiati, menambahkan bahwa keberadaan Forkomsanda juga turut mendukung fungsi Computer Security Incident Response Team atau CSIRT. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi insiden siber.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kolaborasi keamanan siber lintas daerah dan lintas sektor. Melalui sinergi yang semakin kuat, ruang siber yang aman, adaptif, dan berkelanjutan diharapkan dapat diwujudkan bersama untuk mendukung pemerintahan dan pelayanan publik di era digital.

_Rep, Supadiyono/ Sumber: Dinas Kominfo DIY

---