Rep, Supadiyono/ Sumber, Humas Polres Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, – Tujuh ekor kambing milik warga Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus ditemukan mati setelah diserang hewan liar. Peristiwa terjadi di kandang alas Dawut, Padukuhan Tepus 2, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kapolsek Tepus melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolres Gunungkidul. Korban pemilik ternak diketahui bernama Eno (48), warga Tepus 1 RT 08 Kalurahan Tepus.
Kronologi bermula saat dua saksi, Jemi (55) dan Paiman (60), hendak mengecek kandang dan melepas kambing untuk mencari makan. Saat tiba di lokasi, keduanya mendapati 7 ekor kambing sudah mati dengan luka gigitan di bagian kaki dan leher.
Dari jumlah itu, 2 ekor kambing betina besar, 3 ekor anak kambing mati, dan 2 ekor anak kambing lainnya habis dimakan hingga tersisa kulitnya.
*Diduga Dampak Kemarau Panjang*
Dalam catatannya, Polsek Tepus menyebut serangan hewan liar diduga terjadi karena musim kemarau panjang. Satwa liar kesulitan mencari makan di hutan sehingga masuk ke kandang warga yang lokasinya jauh dari pemukiman.
“Apabila ternak warga yang berada di alas tidak segera dipindahkan, berpotensi terjadi serangan lagi,” tulis laporan polisi.
*Imbauan ke Warga*
Menindaklanjuti kejadian ini, Polsek Tepus bersama Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan untuk memberikan imbauan. Warga diminta segera memindahkan hewan ternak dari alas ke tempat yang lebih aman dan dekat rumah.
Selain itu, warga juga diminta memperbaiki kandang agar lebih kuat, serta meningkatkan kewaspadaan melalui patroli dan sambang.
Pihak kepolisian mengimbau para peternak di wilayah Tepus untuk lebih berhati-hati menjaga ternaknya selama musim kemarau berlangsung.
_____________________________


