Iklan

SUARADJOGJA

Polisi Selidiki Kasus Pengeroyokan Bocah SMP di Tanjungsari Gunungkidul

Rep, Supadiyono/ Redaksi

GUNUNGKIDUL – Seorang bocah berusia 13 tahun berinisial ZB, siswa SMP asal Padukuhan Suru, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, diduga menjadi korban pengeroyokan pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa bermula sehari sebelumnya. Pada Jumat, 21 Agustus 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, korban dihubungi oleh salah satu terduga pelaku melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan tersebut, korban diajak bertemu untuk melakukan klarifikasi.

“Salah satu terduga pelaku menghubungi korban untuk diajak ketemu, dan disepakati bertemu pada hari Sabtu,” jelas Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriana.

Sesuai kesepakatan, korban kemudian mendatangi lokasi yang telah ditentukan bersama temannya. Namun setibanya di tempat kejadian perkara, korban justru sudah ditunggu oleh beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan.

“Saat tiba di lokasi, korban ditendang mengenai kaki sebelah kiri. Selanjutnya terduga pelaku lainnya juga ikut menendang korban mengenai punggung hingga korban terjatuh,” terang AKP Agus.

Mengetahui anaknya menjadi korban, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tanjungsari pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

“Kami telah menerima laporan dari keluarga korban. Saat ini kami masih melakukan proses penyelidikan,” pungkas Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum merilis identitas para terduga pelaku. Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Tanjungsari.

-----------------------------------------