KULON PROGO — Tradisi Kirab Jamasan Pusaka kembali digelar di Kabupaten Kulon Progo sebagai bentuk pelestarian budaya dan penghormatan terhadap warisan leluhur. Prosesi yang berlangsung khidmat dan meriah ini diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.
Melalui kirab ini, warga diajak mengenang nilai-nilai sejarah, kearifan lokal, serta semangat kebersamaan yang telah diwariskan turun-temurun. Jamasan atau pencucian benda pusaka menjadi simbol penyucian diri dan introspeksi bagi seluruh peserta.
“Tradisi ini bukan sekadar ritual tahunan. Ini cara kita menjaga identitas bangsa sekaligus memohon keberkahan dan kemajuan bagi Kulon Progo,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan budaya seperti ini. Harapannya, generasi muda bisa ikut terlibat aktif agar warisan budaya tidak tergerus zaman.
Kirab Jamasan Pusaka menjadi bukti bahwa budaya tetap hidup selama ada masyarakat yang mau merawatnya bersama.
-



