Rep, Supadiyono/ Redaksi
GUNUNGKIDUL_YOGYAKARTA - Rangkaian Malam Satu Suro 2026 di Gunung Kidul akan dimeriahkan kirab budaya akbar. _Kirab Arak-arakan Wayang & Boneka Mai_ digelar Senin, 15 Juni 2026 sore, usai Sholat Ashar. Start dari Pantai Krakal dengan route keliling kampung dipimpin dalang Ki Mujar Sangkerta.
Arak-arakan ini melibatkan Wayang Mai, Wayang Milenium, Wayang Ruwatan, serta boneka Putri anak tiri Ibu Mai. Seluruh ogoh-ogoh wayang dan boneka nantinya disimping berbanjar di MAI W Krakal sebagai titik kumpul budaya.
Usai kirab, acara jeda diisi pelantikan Pengurus PEWIBI DPC Gunung Kidul. Bu Solikatun resmi dilantik sebagai ketua DPC, disaksikan langsung pendiri PEWIBI Pusat dan Ketua Umum PEWIBI Ibu Hj. Irlisa Mardiana beserta jajaran DPP. Momen ini juga jadi penanda kerja sama event selanjutnya antara PEWIBI, PT Gudang Pariwisata Indonesia, dan Mai Art Indonesia.
Puncak acara digelar malam harinya usai Isya. Pementasan _Wayang Milenium Mai Banyulangit_ akan dibawakan dalang Kidung Nyai Dewi Bardal Dorsonolo asal Pengasih, Kulon Progo. Lakonnya mengisahkan perjalanan hidup Mai Aprillia Intan: mulai ujian saat masih dalam kandungan, lahir, masa remaja, 45 tahun melanglang buana, hingga wangsul ke motherland tanah kelahirannya di Gunung Kidul.
Acara ditutup dengan _meditasi bersama_ tamu undangan dan masyarakat sekitar. MAI W sendiri dideklarasikan sebagai rumah budaya: tempat retreat, rekreasi, wewarah/wejangangan, sekaligus rumah meditasi dan kontemplasi untuk menerima wangsit atau wisdom kebijaksanaan hidup.
_________________________________



