Rep, Supadiyono/ Redaksi
GUNUNGKIDUL – Pemerintah pusat memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan meresmikan operasional 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak pada Sabtu, 16 Mei 2026. Peresmian dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Koperasi Desa Merah Putih Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, menjadi salah satu titik yang terhubung langsung melalui zoom meeting. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.4.4/4139/SJ tanggal 13 Mei 2026 tentang pedoman pelaksanaan peresmian koperasi.
Di Gunungkidul, prosesi simbolis dilakukan Bupati Gunungkidul Endah Subekti. Hadir pula unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lengkap, mulai dari Ketua DPRD, Kapolres Gunungkidul, Dandim 0730 Gunungkidul, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri Wonosari, hingga Lurah Siraman dan jajaran. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa program koperasi menjadi tanggung jawab bersama.
Usai mengikuti acara, Bupati Endah menyampaikan bahwa saat ini Gunungkidul sudah memiliki 8 koperasi yang siap beroperasi, sementara 20 unit lainnya masih dalam proses pembentukan.
“Sarana pendukungnya sudah datang, seperti sepeda motor dan truk angkutan. Dalam waktu dekat fasilitas ini akan segera digunakan dan gerai-gerai koperasi akan diisi kebutuhan pokok, obat-obatan, sembako, hingga alat pertanian,” ujarnya.
Presiden Prabowo dalam arahannya menegaskan seluruh kepala daerah wajib mendukung penuh Koperasi Desa Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis. Amanah itu akan ditindaklanjuti melalui koordinasi Dinas Koperasi dan Forkompimda dengan para pengurus koperasi di lapangan.
Bagi masyarakat, keanggotaan koperasi menawarkan keuntungan berupa harga barang yang lebih murah dan akses kredit berbunga rendah. Bupati Endah berharap warga menjadikan koperasi sebagai wadah menabung agar modal yang terkumpul bisa dimanfaatkan bersama.
Dengan beroperasinya koperasi secara penuh, pemerintah menargetkan perekonomian warga Gunungkidul semakin berdaya, mandiri, dan mampu memperkuat rantai pasok lokal yang berdaya saing.
--------------------------



