Rep, Supadiyono/ Redaksi
Gunungkidul, _ Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bergerak cepat menangani kerusakan Jembatan Jonge yang berlokasi di Kelurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu. Jembatan yang menjadi nadi ekonomi warga itu kini tengah menjalani rehabilitasi intensif setelah kondisi strukturnya dinilai mengkhawatirkan.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, turun langsung meninjau progres pengerjaan pada Jumat, 8/5/2026. Dari hasil tinjauan, ia menjelaskan bahwa kerusakan jembatan dipicu faktor usia dan tingkat korosi yang sudah cukup serius. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko mengganggu mobilitas warga sekaligus menghambat arus distribusi hasil pertanian dan UMKM yang selama ini melewati jalur tersebut.
Mengingat Jembatan Jonge memiliki fungsi vital sebagai penghubung aktivitas ekonomi dan layanan publik, Pemkab tidak menunggu siklus anggaran tahun berikutnya. Kerusakan yang bersifat mendesak dan berada di luar perencanaan awal membuat pemerintah daerah memutuskan menggunakan skema dana swakelola. Langkah ini diambil untuk memangkas birokrasi dan mempercepat eksekusi di lapangan.
"Proyek rehabilitasi ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp180 juta. Dalam peninjauan lapangan terbaru, pengerjaan rehabilitasi dilaporkan telah mencapai progres 47%," kata Bupati Endah.
Pemkab menargetkan pengerjaan rampung secepatnya agar aktivitas warga kembali normal. Selama proses rehabilitasi, masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
______________________________



