Rep, Supadiyono/ Sumber, Pendim 0731 Kulonprogo
KULONPROGO – Senyum lega akhirnya terpancar dari wajah Bapak Suparman, warga Padukuhan Jengkeling, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Rumah yang selama ini ia tempati bersama keluarga kini tengah disulap menjadi lebih bagus, rapi, dan sehat berkat bantuan program Aladin dari TNI Manunggal Membangun Desa Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Program Aladin, singkatan dari *A*tap, *La*ntai, dan *Di*nding, menyasar rumah warga yang belum sepenuhnya memenuhi standar layak huni. Rumah Pak Suparman menjadi salah satu sasaran prioritas dalam TMMD Reguler ke-128 yang digelar Kodim 0731/Kulon Progo di wilayah Kalurahan Sidorejo.
Selasa, 28 April 2026, pengerjaan rumah Pak Suparman terpantau terus dikebut. Satgas TMMD yang terdiri dari prajurit TNI bahu-membahu bersama tukang dan warga setempat. Suara palu, molen, dan cangkul bersahutan sejak pagi. Satu per satu bagian rumah mulai dibenahi: atap yang sebelumnya bocor dan lapuk diganti dengan material baru, dinding bata yang masih kasar mulai diplester dan diaci hingga halus, serta lantai tanah yang dulu berdebu kini dipersiapkan untuk proses lantainisasi agar lebih bersih dan sehat.
“Kami sekeluarga sebenarnya sudah lama menempati rumah ini. Dibilang layak huni ya sudah, tapi kalau hujan atapnya masih ada yang bocor. Dindingnya juga belum diplester, jadi kalau musim dingin terasa lembap. Lantainya juga masih tanah. Ingin kami sempurnakan, tapi apa daya anggaran belum ada,” tutur Pak Suparman dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di sela pengerjaan.
Kehadiran TMMD Reguler ke-128 membawa harapan baru bagi keluarganya. Melalui program Aladin, mimpi untuk punya rumah yang lebih nyaman akhirnya terwujud tanpa harus menunggu bertahun-tahun menabung.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Lewat program TMMD ini, akhirnya rumah kami dibantu diperbaiki. Atapnya diganti, dindingnya diplester, lantainya dihaluskan. Terima kasih kepada Pak-pak TNI dan pemerintah. InsyaAllah nanti kalau sudah selesai, rumah kami jadi bagus, rapi, nyaman, dan yang paling penting sehat untuk ditempati anak-cucu,” ungkapnya penuh haru.
Dansatgas TMMD Reguler ke-128 menyampaikan bahwa sasaran fisik berupa rehab Rumah Tidak Layak Huni memang menjadi salah satu fokus utama. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat. “Program Aladin ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun harapan. Semoga rumah Pak Suparman nanti membawa berkah dan jadi tempat terbaik untuk keluarga,” ujarnya.
Gotong royong antara TNI dan warga Sidorejo dalam TMMD ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dengan semangat kebersamaan, rumah Pak Suparman yang dulu sederhana kini bersiap tampil dengan wajah baru yang lebih layak dan membanggakan.
---------------------------------------------------------



