Rep, Supadiyono/ Sumber, Penrem 072 (Pamungkas)
Yogyakarta – Kepala Staf Korem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, http://S.Sos., http://M.Han. mewakili Danrem 072/Pamungkas menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan Tahun 2026 dan Antisipasi El Nino Tahun 2027. Rakor yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY berlangsung di Kantor BPBD DIY, Kota Yogyakarta, Selasa, 5/5/2026.
Rapat dipimpin Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryanta, S.H., S.T., http://M.Kes. dan dihadiri unsur lintas sektor, mulai dari Polda DIY, Korem 072/Pamungkas, BMKG, Damkar, PT PLN, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga BPBD Kabupaten/Kota se-DIY.
Dalam paparannya, Agustinus Ruruh Haryanta menekankan tingginya potensi bencana di DIY. Wilayah utara berhadapan dengan risiko erupsi Gunung Merapi, sementara wilayah selatan rawan tsunami. Karena itu, ia berharap sinergi lintas sektoral antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan relawan dapat ditingkatkan agar respons darurat lebih cepat dan tepat sasaran.
Senada dengan itu, Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama menegaskan kesiapan jajaran Korem 072/Pamungkas untuk berkolaborasi dalam penanganan bencana di DIY. Ia menilai mitigasi, simulasi, dan latihan rutin di setiap satuan dan instansi perlu digencarkan sebelum El Nino tiba. Tujuannya agar upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan bisa maksimal di semua lini.
Lebih lanjut, Kasrem menyampaikan bahwa Korem 072/Pamungkas beserta jajaran Kodim kini telah mendapat dukungan satu unit kendaraan pemadam kebakaran dari Kementerian Pertahanan RI untuk masing-masing satuan.
"Apabila terjadi situasi darurat bencana kebakaran, dapat berkoordinasi dengan Korem. Kami dan jajaran Kodim siap bekerja sama dan terjun ke lapangan guna membantu mengamankan situasi," ujar Kasrem.
Rakor ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di DIY. Sinergi tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko dan dampak kebakaran hutan 2026 serta El Nino 2027 di wilayah DIY.
_____________________________



