Rep, Supadiyono/ Sumber Kominfo DIY
YOGYAKARTA – Direktorat Informasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital menggelar _Gaskeun Camp Yogyakarta_ bertajuk “Gen Z Mandiri: Jurus Jitu Berdaulat di Era Digital” di Yogyakarta, Selasa [13/5/2026].
Kegiatan ini menyasar generasi Z untuk memahami tantangan ketahanan energi nasional dan menerjemahkannya menjadi pesan publik yang kreatif melalui pelatihan konten digital.
Kepala Dinas Kominfo DIY, HET Wahyu Nugroho, S.I.P., http://M.Si., dalam sambutannya menyebut Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan dan budaya, tetapi juga tumbuh dengan semangat harmoni yang selaras dengan nilai luhur _Hamemayu Hayuning Bawana_. Nilai menjaga keseimbangan dan merawat kehidupan itu, menurutnya, relevan untuk membangun kemandirian energi berbasis budaya lokal.
“Pendekatan ini diharapkan mampu mendukung ekonomi masyarakat, melestarikan budaya, serta menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” ujar Wahyu.
Direktur Informasi Publik Ditjen KPM Komdigi, Dr. Nursodik Gunarjo, http://M.Si., menambahkan bahwa isu ketahanan energi kini menjadi isu publik yang berkaitan erat dengan masa depan ekonomi, stabilitas nasional, dan keberlanjutan pembangunan. Tantangan tersebut semakin kompleks seiring pesatnya transformasi digital yang mengubah cara masyarakat menerima dan menyebarkan informasi.
Menurut Nursodik, Gen Z memiliki posisi strategis sebagai pembentuk opini publik di ruang digital. Kemampuan mereka menciptakan percakapan, membangun tren, dan memengaruhi cara pandang masyarakat dinilai krusial dalam menyebarkan kesadaran soal energi.
Karena itu, peserta _Gaskeun Camp_ diajak mengikuti sesi diskusi, coaching clinic, dan pelatihan pembuatan konten digital. Tujuannya agar tantangan energi nasional bisa disampaikan dengan cara yang relevan, edukatif, dan mudah dipahami publik.
Kegiatan ini diharapkan melahirkan konten-konten positif yang memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan energi. Di sisi lain, peran generasi muda juga diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
-------------------



