Redaksi Suaradjogja.com
Yogyakarta, -- Nyi Roro Kidul adalah tokoh legendaris dalam cerita rakyat Indonesia, khususnya di Jawa, yang dikenal sebagai Ratu Laut Selatan. Ia digambarkan sebagai sosok wanita cantik, seringkali berpakaian hijau, yang memiliki kekuatan gaib dan menguasai lautan.
Dikutip dari berbagai sumber, Cerita tentang Nyi Roro Kidul sangat populer dan memiliki berbagai versi, tetapi intinya adalah tentang seorang putri yang diusir dari kerajaan, kemudian menjadi penguasa laut selatan dan dikenal dengan nama Nyi Roro Kidul.
Berikut beberapa poin penting terkait cerita Nyi Roro Kidul:
Asal Usul:
Salah satu versi cerita menyebutkan bahwa Nyi Roro Kidul dulunya adalah seorang putri bernama Dewi Kadita, yang diusir dari kerajaannya karena fitnah ibu tirinya. Ia kemudian mengasingkan diri ke Laut Selatan dan disembuhkan oleh kekuatan air laut, lalu menjadi penguasa di sana.
Kekuasaan dan Karakter:
Nyi Roro Kidul diyakini sebagai penguasa alam gaib Laut Selatan, memiliki kekuatan untuk mengendalikan ombak dan makhluk laut. Ia juga digambarkan sebagai sosok yang berwibawa, cantik, dan kadang-kadang mistis.
Hubungan dengan Manusia:
Mitos Nyi Roro Kidul sering dikaitkan dengan kehidupan masyarakat pesisir selatan Jawa. Banyak cerita tentang nelayan yang mendapatkan berkah atau sebaliknya, mendapatkan musibah dari Nyi Roro Kidul. Masyarakat setempat juga sering melakukan ritual khusus untuk menghormati dan meminta perlindungan dari penguasa laut tersebut.
Pesan Moral:
Cerita Nyi Roro Kidul juga mengandung pesan moral tentang pentingnya menghormati alam, kesabaran dalam menghadapi cobaan, dan kekuatan spiritual.
Versi Cerita:
Terdapat berbagai versi cerita tentang Nyi Roro Kidul, yang dipengaruhi oleh budaya dan kepercayaan lokal. Beberapa versi menghubungkannya dengan Kerajaan Pajajaran, Mataram, atau bahkan kerajaan gaib di bawah laut.
Cerita Nyi Roro Kidul tidak hanya sekadar cerita rakyat, tetapi juga telah menjadi bagian dari budaya dan kepercayaan masyarakat Jawa, bahkan meluas ke daerah lain di Indonesia.
[Narasi dari berbagai sumber, ditulis kembali oleh Supadiyono.(pimred suaradjogja.com).
Tujuan penulis atau cerita ini untuk memberi pemahaman tambahan, bukan bertujuan untuk membuat kontroversi atau kegaduhan.]
________