Rep, Supadiyono/ Sumber, Penrem 072 Pamungkas
YOGYAKARTA - Suasana penuh kekeluargaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Korem 072/Pamungkas, Senin (5/10/2026). Berbagai elemen masyarakat Yogyakarta mendatangi Makorem dengan kejutan, diiringi alunan dan barisan Bregodo Prajurit Keraton Yogyakarta.
Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, http://S.Sos., http://M.Si., http://M.Sc., didampingi Kasrem, para Kasi Korem, serta para Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 072/Pamungkas.
Elemen masyarakat yang hadir berasal dari lintas organisasi dan komunitas, di antaranya FKPM Paksi Katon DIY, Forum Jogja Damai, Gerakan Nurani Bangsa, FKPPI DIY, HIPAKAD, KBPP Polri, Paguyuban Bentor Yogyakarta, Paguyuban Andong Yogyakarta, Paguyuban PKL Malioboro, Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia DIY, serta Prajurit Bregodo Keraton Yogyakarta.
Mewakili elemen masyarakat, Dewan Pendiri & Ketua Umum FKPM Paksi Katon DIY Muhammad Suhud, S.H., bersama Pendiri Forum Jogja Damai Waljito, S.H., menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-81 TNI.
"Di tengah kondisi bangsa dan dinamika negara yang membutuhkan kewaspadaan bersama, kolaborasi dan sinergi antara TNI dan masyarakat adalah kunci utama. Masyarakat Yogyakarta siap berdiri bersama TNI dalam menjaga keutuhan NKRI, keamanan, serta kondusivitas wilayah berbasis semangat gotong royong," ujarnya.
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif tersebut. Menurutnya, Yogyakarta memiliki tempat istimewa dalam sejarah TNI.
"Yogyakarta memiliki tempat istimewa dalam sejarah TNI. Di bumi Mataram inilah cikal bakal TNI, yaitu Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dirintis dan dipimpin oleh tokoh besar seperti Jenderal Oerip Soemohardjo dan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Kehadiran bapak, ibu, dan kawan-kawan sekalian hari ini membuktikan bahwa roh sinergi TNI dan Rakyat tetap menyala kuat," ungkap Danrem.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi potong tumpeng bersama antara Danrem dan para tokoh masyarakat sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, serta tekad menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan memperkokoh ketahanan wilayah Yogyakarta agar tetap aman, damai, dan sejahtera.
______________________________