Rep, Supadiyono/ Sumber Video penyampaian publik, dari Humas Polda DIY
YOGYAKARTA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat ada lima kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dari elemen mahasiswa yang akan berlangsung hari ini, (20/10/2026) di wilayah DIY.
Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., di Command Center Polda DIY.
Ihsan merinci, lima elemen tersebut antara lain dari Forum BEM DIY, Aliansi UMI Bergerak, UII Bergerak, Gelora HMI MPO Cabang Yogyakarta, BEM Nusantara DIY, dan PMII DIY.
“Lima kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dari sejumlah elemen mahasiswa yang ada di DIY,” ujar Ihsan.
Menurutnya, lokasi penyampaian aspirasi terpusat di tiga titik utama. “Sebagian besar massa akan bergerak ke kawasan DPRD DIY, kemudian juga Titik Nol Kilometer Yogyakarta dan juga di Abu Bakar Ali,” jelasnya.
Untuk mengawal aksi tersebut, Polda DIY telah menyiapkan rencana pengamanan berlapis.
“Polda DIY telah membuat rencana pengamanan dan menyiapkan personel yang cukup dan berlapis untuk mengamankan semua titik-titik aksi mulai dari keberangkatan, pada saat di jalan dan tentunya di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi,” kata Ihsan.
Pihaknya berharap kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali. Ia juga mengimbau peserta aksi agar tertib dan damai serta menghormati hak pengguna jalan lain.
Terkait potensi kemacetan, Polda DIY juga menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.
“Untuk mengantisipasi kemacetan kami juga sudah menyiapkan rencana rekayasa yang sifatnya situasional apabila terjadi kepadatan antara lain di kawasan Abu Bakar Ali, kemudian juga di kawasan Titik Nol Kilometer termasuk di kawasan Malioboro. Nanti bisa dibaca di caption media sosial kami,” ujar Ihsan.
Kepada masyarakat yang akan melintas di lokasi aksi, Ihsan meminta untuk mengantisipasi kepadatan.
“Kepada masyarakat khususnya yang akan melintas di lokasi-lokasi yang tadi kami sebutkan agar dapat mengantisipasi kepadatan lalu lintas, mungkin sebaiknya mencari alternatif lain terkait rute yang akan dilewati, kemudian jangan lupa ikuti arahan petugas kami di lapangan,” imbaunya.
Polda DIY juga menyampaikan permohonan maaf jika rekayasa lalu lintas menimbulkan ketidaknyamanan.
“Kami juga tak lupa mohon maaf apabila nanti ada rekayasa-rekayasa yang kami berlakukan tapi semuanya semata-mata untuk keamanan masyarakat Jogja agar tetap terjamin keamanannya dan keselamatannya, karena bagaimanapun keamanan dan keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi yang harus selalu kami utamakan,” pungkasnya.
------------------------------