Rep, Supadiyono/ Sumber, Humas Polda DIY
YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman keamanan modern, Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta resmi memulai pembangunan Gedung KBRN Gegana Satuan Brimob.
Tanda dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K., yang berlangsung di Markas Komando Satbrimob Polda DIY, Senin (3/8/2026).
Kapolda menjelaskan, pembangunan gedung ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapabilitas Subden KBRN Gegana. Ke depan, gedung tersebut akan menjadi pusat pelatihan dan operasional dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penanggulangan terorisme, penjinakan bahan peledak, hingga ancaman Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir atau KBRN.
“Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang penyelenggaraan latihan KBRN, sniper, dan vertical rescue secara terpadu. Sekaligus menjadi posko kesiapsiagaan yang siap digunakan setiap saat untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional,” ujar Irjen Pol Anggoro di sela kegiatan.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa sarana dan prasarana yang memadai adalah faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme personel Brimob, khususnya Gegana. Namun ia mengingatkan, keberhasilan tugas tetap bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengawakinya.
Karena itu, momentum pembangunan gedung ini diminta untuk dijadikan dorongan bagi seluruh personel agar terus meningkatkan kompetensi, disiplin, loyalitas, serta kesiapsiagaan menghadapi dinamika tugas kepolisian.
“Pengabdian anggota Polri bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi juga bentuk darma bakti kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang harus dilandasi kejujuran, profesionalisme, serta keikhlasan,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan seluruh anggota agar menjadikan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.
Peningkatan kemampuan personel KBRN disebut sebagai kebutuhan mendesak. Hal ini berkaca dari sejumlah peristiwa di Indonesia, salah satunya insiden paparan zat radioaktif Cesium-137 di Cikande, Banten, yang menunjukkan pentingnya kesiapan personel dalam menangani situasi darurat berbahan berbahaya.
Dengan berdirinya Gedung KBRN Gegana Satbrimob Polda DIY, diharapkan muncul semangat baru bagi personel untuk terus mengasah kemampuan, memperkuat kesiapsiagaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat DIY.
-----------------------------------------



