Rep, Supadiyono/ Sumber Penrem 072 Pamungkas
BANTUL- Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos.,M.Si.,M.Sc. menghadiri acara Panen Raya Tebu Serentak bertempat di Lapangan Aeromodelling Lanud Adisutjipto Blok V Banguntapan Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul, Jumat(16/7/2026)
Presiden Prabowo Subianto memimpin Panen Raya TNI yang digelar secara simbolik di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan juga digelar serentak secara online tersebar di 43 lokasi
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional melalui keterlibatan tiga matra TNI.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada sektor Tebu TNI Angkatan Udara bersama sinergi termasuk swasta dan Asosiasi Petani pada musim panen tahun 2026 ini mendampingi lahan seluas 236.048 Hektar dengan potensi produksi 18,986 Juta tersebut 1,36 Juta Ton atau kontribusi sebesar 45.05% terhadap target bulan Nasional 2026
"Dalam rangka meningkatkan hasil produksi hingga Juni 2026 telah dibuka lahan baru di lahan milik TNI Angkatan Laut dan lahan didaerah seluas 3.110 Hektar dituju wilayah dengan estimasi hasil 5287 Ton supaya ini akan memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor"ujar Panglima TNI
Panglima TNI juga mengatakan bahwa pada sektor Padi Angkatan Darat mendampingi panen di bulan Juli 2018 479.659 Hektar sejak Januari hingga Juni 2026 total luas panen mencapai 6,26 Juta Hektar dengan produksi 19 memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto dalam arahannya menyampaikan selamat atas kesegarannya panen raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa
Presiden menegaskan bahwa TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat harus bersama rakyat merupakan kewajiban semua komponen untuk bersatu untuk membuat langkah langkah yang nyata untuk menangatasi kesulitan rakyat
"Mari kita bersatu untuk mengamankan kekayaan Indonesia agar rakyat dapat menikmati meskipun kita akan di lawan, karena kita merdeka melalui perjuangan dengan darah dan air mata"ucap Presiden
Diakhir arahannya, Presiden menekankan bahwa target swasembada pangan sudah dicapai, swasembada energi sedang kita tuju dan swasembada air sedang dilakukan dan terus menerus menindak kegiatan yang ilegal permainan dagang yang ilegal dengan tekad kita akan mencapai apa yang kita inginkan.
Turut hadir dalam kegiatan panen raya Tebu Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, Danlanal Yogyakarta Kolonle Laut (P) Hendra Siregar, Wakil Bupati Sleman, Wakil Bupati Gunung Kidul dan Tamu undangan lainnya.
____________________________



