Rep, Supadiyono/ Redaksi
SLEMAN — Fenomena kebakaran spontan di rumah Mutfiana, warga Padukuhan Mriyan X, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, kembali terjadi. Pada Jumat 5/6/2026 sekitar pukul 11.26 WIB, api tiba-tiba muncul dan membakar spring bed di ruang tamu.
Ini menjadi insiden ke-102 sejak kejadian pertama kali dilaporkan 23 Mei 2026. Yang berbeda, kebakaran kali ini disaksikan langsung oleh sejumlah awak media yang sedang meliput di lokasi.
Menurut Fia, spring bed memang sengaja diletakkan di ruang tamu yang lebih terbuka sesuai saran ahli. Namun asap tetap mengepul dari bagian bawah kasur sebelum api menyambar permukaannya. Petugas jaga langsung memadamkan api sehingga tidak merambat ke bagian rumah lain.
“Sesaat sebelum api muncul, saya memang sempat mencium aroma gas di sekitar ruangan,” ujar Fia usai kejadian.
Sejak akhir Mei, rumah Fia jadi sorotan karena api muncul berulang di berbagai titik. Barang yang terbakar mulai dari pakaian, perabot, hingga kasur.
Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi FT UGM sebelumnya menyebut ada indikasi akumulasi gas hidrogen H₂ dan gas fosfin PH₃ dari fermentasi limbah organik di tanah sekitar rumah. Gas hidrogen terdeteksi dalam kadar tinggi, sementara fosfin diduga jadi pemantik saat bertemu oksigen.
Hingga kini investigasi masih berlanjut untuk mencari solusi permanen agar rumah Fia tidak terus jadi “langganan” kebakaran spontan.
_________________________________



