Wajah Baru Pantai Sepanjang: Bupati Gunungkidul Resmikan Jalan dan 109 Kios di Malam Pergantian Tahun
Rep, Supadiyono/ Sumber, Humas_Pemkab gunungkidul

Gunungkidul– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul secara resmi membuka wajah baru kawasan wisata Pantai Sepanjang bertepatan dengan malam pergantian tahun 2026, Rabu, (31/12/2025). Peresmian ini mencakup pembangunan infrastruktur jalan kabupaten dan penataan ratusan kios pedagang guna meningkatkan kualitas destinasi wisata di wilayah tersebut.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyatakan bahwa momen malam tahun baru ini digunakan sebagai ajang refleksi dan rasa syukur atas tahun-tahun yang telah dilewati,
Dalam peresmian tersebut, Bupati menekankan pentingnya menjaga Pantai Sepanjang sebagai ruang publik. Ja menegaskan bahwa area pinggir pantai tidak boleh dikuasai secara pribadi atau "dikapling" dengan penyewaan tikar dan payung.
"Pantai ini milik publik, sehingga pinggir pantainya harus menjadi area terbuka. Yang dikuasai hanya warungnya saja," tegasnya.
Bupati menegaskan, pengelolaan kawasan ini nantinya akan dipimpin langsung oleh Dinas Pariwisata untuk memastikan kehadiran wisatawan semakin meningkat dan UMKM setempat semakin berdaya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRKP Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, rekonstruksi jalan kabupaten ruas 1712 (ruas lingkar Pantai Sepanjang) yang dibangun menggunakan anggaran APBD Perubahan 2025 senilai Rp1,5 miliar.
"Proyek jalan aspal sepanjang 552 meter dengan lebar 5 meter ini berhasil diselesaikan dalam waktu 63 hari kalender." ungkapnya.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga telah merampungkan pembangunan 109 kios untuk relokasi pedagang dengan nilai investasi sebesar Rp399,7 juta.
“Penataan akan kita lanjutkan di 2026 dengan melengkapi wastafel dan saluran air bersih berkolaborasi dengan PDAM, serta bangunan dengan nuansa merah putih,” ujar Rakhmadian dalam keterangannya.
*Peluncuran Kuliner Khas "Makjang"*
Peresmian ini juga dimeriahkan dengan pengenalan masakan khas lokal yang diberi nama Makjang (Masakan Ikan Pantai Sepanjang).
"Kuliner ini berbahan dasar ikan tuna goreng dan sop ikan kakap putih yang disajikan dengan sambal serta jeruk nipis." kata Bupati saat ditemui sesuai melakukan demo masak Makjang tersebut.

Terinspirasi dari wisata kuliner di Bali, Makjang diadaptasi menggunakan kekayaan hasil laut lokal Gunungkidul sebagai daya tarik baru bagi pengunjung.
*Malam Refleksi Tanpa Kembang Api*
Berbeda dengan perayaan tahun baru pada umumnya, acara di Pantai Sepanjang berlangsung dengan khidmat tanpa pesta kembang api, sesuai dengan arahan Kapolri.
Acara diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta penggalangan donasi bagi warga yang terdampak bencana di Sumatera.
Pemerintah berharap penataan ini memberikan semangat baru agar destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul tumbuh lebih berkembang dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat di tahun-tahun mendatang.



