Iklan

header ads

Tim Gegana Polda DIY dan Polres Kulon Progo Sterilisasi Gereja di Empat Kapanewon

Rep, Supadiyono/ Sumber, Humas Polres Kulonprogo

KULON PROGO – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal dan menyambut Tahun Baru 2026, Tim Detasemen Gegana Satbrimob Polda DIY bersama Polres Kulon Progo melaksanakan kegiatan sterilisasi di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Senin (22/12/2025).
Sterilisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan ibadah Natal dan malam pergantian tahun. Tim Den Gegana Polda DIY melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan menggunakan peralatan khusus, seperti metal detector dan mirror detector, untuk memastikan tidak adanya benda berbahaya atau mencurigakan di dalam maupun sekitar gereja.
Pemeriksaan dilakukan secara detail mulai dari pintu masuk gereja, ruang ibadah, gudang, hingga area sekitar gereja. Dalam kegiatan tersebut, Polres Kulon Progo turut melakukan pendampingan terhadap Tim Jibom Den Gegana yang dipimpin oleh AKP Hendro Purnomo. Pendampingan dari Polres Kulon Progo dipimpin oleh AKP Suparna bersama personel.
Setelah rangkaian sterilisasi selesai dilaksanakan, tim menyatakan tidak ditemukan benda-benda mencurigakan. Seluruh lokasi yang diperiksa dinyatakan bersih, steril, dan aman untuk digunakan dalam kegiatan ibadah Misa Natal. Hasil sterilisasi tersebut selanjutnya dituangkan dalam Berita Acara.
Panit Den Gegana Polda DIY, Ipda Muji Sukamto, menjelaskan bahwa sterilisasi dilakukan di gereja-gereja yang tersebar di empat kapanewon di wilayah Kulon Progo.
“Setidaknya ada empat kapanewon yang menjadi sasaran sterilisasi, yaitu Kapanewon Sentolo, Wates, Nanggulan, dan Kalibawang,” ujar Ipda Muji Sukamto kepada wartawan.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan sterilisasi, Tim Gegana telah berkoordinasi dengan Polres Kulon Progo terkait lokasi gereja yang menjadi prioritas pengamanan.
“Peralatan yang kami gunakan antara lain mirror detector dan metal detector untuk mendeteksi adanya benda mencurigakan maupun berbahaya di dalam gedung gereja,” jelasnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Kulonprogon Iptu Sarjoko  menyatakan bahwa hasil sterilisasi menunjukkan seluruh gereja dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk pelaksanaan ibadah Natal.
“Meski dinyatakan aman, pengamanan tetap akan kami lakukan secara intensif selama ibadah berlangsung,” tegasnya.
Iptu Sarjoko   juga menyampaikan bahwa Polres Kulon Progo akan menempatkan personel pengamanan gabungan dari Polri, TNI, serta stakeholder terkait di gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Misa Natal
Dengan adanya sterilisasi dan pengamanan terpadu ini, diharapkan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan khidmat di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

------------------------------