Rep, Supadiyono/ dari berbagai sumber
KLATEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026) pagi. Dalam operasi tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turut diamankan.
Informasi yang dihimpun, tim KPK mendatangi Rumah Dinas Bupati Klaten di Jalan Pemuda sekitar pukul 07.00 WIB dengan dua kendaraan bernopol AD 1874 HU dan AD 1675 PO. Sekitar pukul 08.15 WIB, Bupati bersama sejumlah pihak dibawa ke Mapolresta Klaten untuk menjalani pemeriksaan intensif di Aula Satya Haprabu.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya OTT tersebut. "Benar (OTT), ada bupati, ASN Pemkab Klaten, dan pihak swasta," ujar Setyo.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut total ada 20 orang yang diamankan di wilayah Klaten dan Jakarta. Mereka terdiri dari penyelenggara negara, ASN Pemkab Klaten dan BPK, serta pihak swasta.
Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar.
*Diduga Terkait Suap Proyek dan Audit BPK*
Budi Prasetyo menjelaskan, perkara ini diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD. Selain itu, ada dugaan pemberian dari bupati kepada oknum BPK terkait audit.
"Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD. Selain itu ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit," katanya.
Kapolresta Klaten membenarkan bahwa pemeriksaan dilakukan di Mapolresta Klaten dan pihaknya hanya melakukan backup pengamanan. Hingga Kamis siang, pemeriksaan masih berlangsung.
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan melalui gelar perkara.
_____________________________