S U A R A D J O G J A

Buntut Penolakan Isi Pertalite, Puluhan Driver Ambulans Geruduk SPBU Mijahan


Red, Supadiyono/ Timred

GUNUNGKIDUL – Puluhan ambulans menggeruduk SPBU Mijahan, Kapanewon Semanu, Gunungkidul pada Sabtu (24/10/2026) siang. Aksi tersebut merupakan buntut dari penolakan pengisian BBM jenis Pertalite terhadap ambulans berpelat merah beberapa waktu lalu.

Aksi yang diinisiasi Persatuan Driver Ambulance Gunungkidul (PEDANG) ini diikuti puluhan relawan ambulans dari berbagai kapanewon se-Gunungkidul. Dengan membunyikan sirine, rombongan konvoi dari titik kumpul Jalan Baru Gading menuju SPBU Mijahan untuk meminta klarifikasi langsung kepada pihak manajemen.

Ketua PEDANG, Suwarto, mengatakan aksi ini bukan untuk mencari keributan, melainkan untuk mendapatkan kejelasan dan keadilan bagi kendaraan kemanusiaan.

“Kami hanya ingin klarifikasi, kenapa ambulans pelat merah yang jelas-jelas untuk pelayanan masyarakat ditolak isi Pertalite. Padahal tugas kami sangat urgen, menyangkut nyawa,” tegasnya di lokasi.

Menurutnya, penolakan tersebut sangat menghambat operasional ambulans dalam memberikan pelayanan darurat kepada warga.

Aksi ini sendiri telah direncanakan sejak pagi melalui surat resmi Panggilan Aksi Klarifikasi yang dikeluarkan PEDANG. Dalam surat tersebut, PEDANG menegaskan aksi dilakukan secara damai dan bermartabat dengan mengedepankan komunikasi yang santun.

“Perjuangan kita bukan mencari masalah, melainkan mendapatkan kejelasan demi kelancaran pelayanan kemanusiaan,” ujar Suwarto dalam surat tersebut.

Di lokasi, pihak SPBU Mijahan akhirnya memberikan klarifikasi dan berjanji akan mengevaluasi SOP pengisian BBM untuk kendaraan darurat seperti ambulans agar kejadian serupa tidak terulang.

Aksi berlangsung tertib dan damai. Setelah mendapatkan penjelasan, puluhan ambulans tersebut membubarkan diri dengan tertib.


__________________________