𝐑𝐞𝐩, 𝐒𝐮𝐩𝐚𝐝𝐢𝐲𝐨𝐧𝐨/ 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐇𝐮𝐦𝐚𝐬 𝐏𝐨𝐥𝐝𝐚 𝐃𝐈𝐘_jogja.polri.go.id
𝐁𝐚𝐧𝐭𝐮𝐥, _ Seorang pria 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐧𝐢𝐬𝐢𝐚𝐥 𝐁, warga Gunungsaren Kidul RT 074, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, ditemukan meninggal dunia di Sungai Progo, wilayah Dusun Singgelo, Poncosari, Srandakan, Minggu (7/6/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Sekitar pukul 02.00 WIB, salah seorang saksi yang hendak memancing melihat korban berada di tepi Sungai Progo dalam kondisi sempoyongan. Saksi kemudian berupaya menolong dan menyarankan korban untuk pulang. Setelah itu, korban diketahui meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor ke arah utara.
Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi lain melihat korban menyeburkan diri ke Sungai Progo. Pada saat itu kondisi di sekitar lokasi masih gelap. Saksi juga mengaku sempat mendengar suara teriakan meminta tolong dari arah sungai.
Mengetahui adanya kejadian tersebut, sekitar pukul 05.00 WIB saksi melaporkannya ke Polsek Srandakan. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Ditpolairud Polda DIY, Marnit Kuwaru, SAR Linmas Wilayah IV, serta unsur potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian.
Tim gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda DIY, SAR Linmas Wilayah IV Kuwaru, Polsek Srandakan, Satpolairud Polres Bantul, dan sejumlah relawan SAR kemudian melaksanakan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Di lokasi ditemukan sejumlah barang milik korban, antara lain satu unit sepeda motor Honda bernomor polisi AB 4662 PC, sebuah tas hitam berisi botol air mineral dan satu joran pancing, serta satu unit telepon genggam Android.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, petugas dari Polres Bantul bersama tenaga medis dari Puskesmas Srandakan melakukan proses identifikasi sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hingga dini hari, guna menghindari terjadinya kejadian serupa.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Sekitar pukul 02.00 WIB, salah seorang saksi yang hendak memancing melihat korban berada di tepi Sungai Progo dalam kondisi sempoyongan. Saksi kemudian berupaya menolong dan menyarankan korban untuk pulang. Setelah itu, korban diketahui meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor ke arah utara.
Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi lain melihat korban menyeburkan diri ke Sungai Progo. Pada saat itu kondisi di sekitar lokasi masih gelap. Saksi juga mengaku sempat mendengar suara teriakan meminta tolong dari arah sungai.
Mengetahui adanya kejadian tersebut, sekitar pukul 05.00 WIB saksi melaporkannya ke Polsek Srandakan. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Ditpolairud Polda DIY, Marnit Kuwaru, SAR Linmas Wilayah IV, serta unsur potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian.
Tim gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda DIY, SAR Linmas Wilayah IV Kuwaru, Polsek Srandakan, Satpolairud Polres Bantul, dan sejumlah relawan SAR kemudian melaksanakan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Di lokasi ditemukan sejumlah barang milik korban, antara lain satu unit sepeda motor Honda bernomor polisi AB 4662 PC, sebuah tas hitam berisi botol air mineral dan satu joran pancing, serta satu unit telepon genggam Android.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, petugas dari Polres Bantul bersama tenaga medis dari Puskesmas Srandakan melakukan proses identifikasi sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hingga dini hari, guna menghindari terjadinya kejadian serupa.
______________________________



